Janda Bolong makin hari makin populer di kalangan pecinta tanaman hias 🪴
Dengan harga bervariasi yang bisa mencapai ratusan juta 💸 tentu perawatannya harus ekstra hati-hati.
Kalau kamu sudah punya atau sedang berencana membeli, ini dia tips cara merawat Janda Bolong yang benar.
Gunakan media tanam yang tepat
Janda Bolong tidak bisa asal ditanam di mana aja. Tanaman ini butuh tanah dan pot yang pas supaya bisa tumbuh subur.
Pilihan pot
Pot yang kamu gunakan harus punya lubang drainase. Fungsinya biar air siraman tidak menggenang di dalam pot, yang bisa bikin akar cepat busuk.
Campuran tanah
Tanah yang dipakai tidak boleh sembarangan, ya! Tanaman ini perlu campuran media tanam khusus agar akarnya bisa menyerap nutrisi dengan maksimal.
- Tanah: sebagai dasar media.
- Sekam Bakar: kulit beras yang sudah dibakar, berguna untuk aerasi.
- Cocopeat: serbuk dari sabut kelapa, berfungsi menjaga kelembaban.
Campurkan ketiga bahan di atas dengan perbandingan 2:1:1. Kamu bisa membuatnya sendiri atau membeli campuran jadi di toko tanaman.
Siram dengan benar
Janda bolong tidak menyukai kondisi tanah yang terlalu basah, karena dapat menyebabkan akar tanaman membusuk.
Oleh karena itu, siramlah tanaman ini secukupnya, idealnya sekitar 2-3 kali dalam seminggu atau saat media tanamnya mulai terasa kering.
Masukkan penggaris ke dalam tanah hingga kedalaman sekitar 2-3 cm. Jika tanah terasa kering pada kedalaman ini, itu tandanya tanaman perlu disiram.
Atur pencahayaan yang pas
Pastikan janda bolong mendapatkan pencahayaan yang cukup terang, namun hindari paparan sinar matahari langsung yang bisa menyebabkan daun mengering.
Suhu juga penting untuk kesehatan tanaman ini. Janda bolong tumbuh optimal pada suhu antara 18°C hingga 27°C 🌡️
Kondisi suhu yang stabil akan mendukung pertumbuhan daun yang subur dan sehat.
Berikan pupuk
Pupuk cair atau pupuk organik merupakan pilihan yang sangat baik untuk janda bolong.
Pupuk ini dapat diberikan setiap sebulan sekali guna mendukung pertumbuhan serta menjaga warna daun tetap segar dan indah.
Pastikan untuk mengaplikasikan pupuk dalam jumlah yang tepat, karena penggunaan yang berlebihan dapat merusak tanaman, seperti menyebabkan daun menguning atau gosong.
Perhatikan hama & penyakit
Karena lingkungannya yang agak lembab, terkadang janda bolong dapat diserang oleh kutu putih atau jamur 🍄
Jika hal ini terjadi, segera bersihkan daun menggunakan kain lembap untuk menghilangkan hama atau jamur yang menempel.
Setelah itu semprotkan insektisida organik yang sesuai untuk mengatasi masalah tersebut.
Pastikan untuk memeriksa kondisi daun secara rutin agar hama tidak menyebar lebih luas dan merusak tanaman.
Pangkas secara rutin
Pemangkasan rutin sangat penting untuk menjaga bentuk dan kesehatan janda bolong.
Gunakan gunting steril untuk memangkas daun atau batang yang sudah tua, rusak, atau tumbuh tidak beraturan.
Pemangkasan tidak hanya membantu mempertahankan tampilan tanaman, tetapi juga merangsang pertumbuhan daun baru yang lebih segar.
Pastikan untuk memangkas bagian tanaman di dekat nodus (tempat tumbuhnya daun) agar hasilnya optimal 👍🏻
Pindahkan ke pot yang lebih besar
Jika janda bolongmu tumbuh terlalu besar, pertimbangkan untuk memindahkannya ke pot yang lebih besar.
Pilih pot dengan ukuran yang sesuai, serta pastikan memiliki lubang drainase yang baik agar air tidak menggenang.
Gunakan media tanam baru yang kaya nutrisi untuk mendukung pertumbuhan tanaman setelah dipindahkan.
Saat memindahkan, lakukan dengan hati-hati agar akar tidak rusak.