Tanaman dengan nama latin Monstera Adansonii, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Janda Bolong, pernah menjadi primadona di kalangan pecinta tanaman hias.
Popularitasnya tak lepas dari keunikan bentuk daunnya yang memiliki lubang-lubang alami.
Harganya sempat melambung tinggi mencapai jutaan rupiah per tanamanðļ Hal ini membuatnya bukan hanya menjadi dekorasi rumah, tetapi juga simbol gaya hidup bagi banyak orang.
Kalau kamu penasaran sama tanaman cantik yang satu ini, aku sudah siapkan info lengkap di artikel ini. Yuk, disimak!
Mengenal tanaman janda bolong
Janda Bolong atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Swiss Cheese Plant, adalah salah satu tanaman hias indoor yang populer.
Nama Swiss Cheese Plant sendiri terinspirasi dari lubang-lubang pada daun yang menyerupai keju Swiss ð§
Nama Indonesia | Janda Bolong |
---|---|
Nama Inggris | Swiss Cheese Plant |
Spesies | Monstera adansonii |
Genus | Monstera |
Family | Araceae |
Tipe | Tanaman merambat, tanaman hias indoor |
Tinggi | Hingga 3 meter jika ditanam dengan media rambat atau dibiarkan tumbuh liar |
Daerah Asal | Amerika Tengah dan Amerika Selatan (Meksiko, Honduras, Brasil) |
Berbunga | Ya, menghasilkan bunga kecil seperti tanaman keluarga Araceae lainnya, tetapi jarang terjadi pada tanaman indoor |
Berbuah | Ya, dapat menghasilkan buah, namun hanya dalam kondisi alami di habitat aslinya |
Perawatan | Mudah, membutuhkan cahaya tidak langsung, penyiraman teratur, dan tanah yang cukup lembab |
Hama dan Penyakit | Rentan terhadap kutu daun, tungau laba-laba, dan busuk akar jika terlalu banyak disiram |
Toksisitas | Beracun bagi hewan peliharaan (kucing dan anjing) jika dikonsumsi, karena mengandung kalsium oksalat |
Tanaman ini berasal dari wilayah tropis di Amerika Tengah dan Selatan, khususnya dari negara-negara seperti ðēð― Meksiko, ððģ Honduras, hingga ð§ð· Brasil.
Tanaman ini memiliki ciri khas berupa daun hijau berbentuk hati ð dengan lubang-lubang alami yang unik.
Janda Bolong biasanya tumbuh merambat atau menjalar, sehingga sering digunakan sebagai elemen dekorasi vertikal di dalam ruangan.
Selain keindahannya, tanaman ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas udara di rumah karena kemampuannya menyerap polutan ringan.
Asal-usul nama Janda Bolong
Menurut peneliti LIPI, Yuzammi, nama Janda Bolong sebenarnya berakar dari istilah masyarakat Jawa.
Dalam bahasa Jawa, tanaman ini disebut ron phodo bolong, yang secara harfiah berarti daun yang berlubang.
Seiring waktu, nama tersebut sering disingkat atau diucapkan lebih cepat, sehingga terdengar seperti rondho bolong, yang memiliki arti "janda bolong."
Nama unik ini kemudian melekat dan menjadi identitas khas tanaman Monstera adansonii di Indonesia.
Selain mencerminkan kreativitas budaya lokal, penamaan ini juga menjadi salah satu alasan mengapa Janda Bolong sangat mudah dikenali oleh masyarakat, terutama di kalangan pecinta tanaman hias ðŠī
Harga janda bolong
Harga tanaman Janda Bolong sebenarnya cukup terjangkau. Untuk varietas standar, harga rata-rata berada di kisaran Rp 50.000, tergantung pada ukuran dan kondisinya.
Namun Janda Bolong juga memiliki varian unik yang disebut varian variegata, di mana daun-daunnya memiliki bercak putih atau bahkan seluruhnya berwarna putih.
Pada puncak popularitasnya, harga tanaman ini sempat melonjak drastis hingga mencapai ratusan juta rupiah.
Hal ini dikarenakan kelangkaan budidaya Janda Bolong pada saat itu di tahun 2020, ditambah dengan munculnya varian albino yang sangat langka.
Salah satu varian yang paling diminati adalah yang memiliki kombinasi warna putih dan hijau dengan pembagian sempurna pada daunnya, membuatnya menjadi tanaman koleksi yang sangat eksklusif.
Cara menanam janda bolong
Menanam Janda Bolong bisa dilakukan baik di tanah maupun di air. Berikut langkah-langkah sederhana yang bisa kamu ikuti:
Menanam di Tanah
- Persiapkan Media Tanam:
Gunakan campuran tanah, sekam bakar, dan cocopeat dengan perbandingan 2:1:1 untuk memastikan drainase dan nutrisi yang baik. Pilih pot dengan lubang drainase. - Penanaman:
Masukkan bibit Janda Bolong atau stek ke dalam media tanam. Pastikan akar atau ruas batang tertanam dengan baik, tetapi tidak terlalu dalam. Jangan terlalu padatkan media tanam agar akar mudah bernapas.
Menanam di Air
- Siapkan Wadah:
Gunakan vas atau gelas transparan yang bersih. Isi dengan air bersih, idealnya air matang atau air hujan yang sudah disaring. - Masukkan Bibit:
Pilih stek Janda Bolong dengan akar udara. Pastikan bagian akar terendam air, sementara batang dan daun tetap berada di atas permukaan. - Ganti Air Secara Rutin:
Untuk menjaga kebersihan dan mencegah pembusukan, ganti air setiap 3-5 hari.
Cara merawat janda bolong
Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini dapat tumbuh besar dalam waktu 6-12 bulan, tergantung pada kondisi lingkungan dan perawatannya.
Janda Bolong juga termasuk tanaman yang tahan lama, dengan usia yang bisa mencapai 10-15 tahun jika dirawat dengan baik.
- Penyiraman yang Tepat
Pastikan media tanam tetap lembab, tetapi tidak terlalu basah. Siram hanya saat lapisan atas tanah mulai mengering. - Cahaya yang Sesuai
Letakkan tanaman di tempat yang terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung, seperti dekat jendela dengan tirai tipis. - Kelembaban Udara
Untuk menjaga kelembapan, semprot daun dengan air setiap beberapa hari, terutama jika ruangan terasa kering. - Pemangkasan
Pangkas daun yang rusak atau menguning untuk mendorong pertumbuhan daun baru dan menjaga tanaman tetap sehat. - Pemberian Pupuk
Gunakan pupuk cair dengan kandungan nitrogen yang seimbang setiap beberapa minggu, terutama di musim semi dan musim panas. - Pencegahan Hama
Periksa daun secara rutin untuk mendeteksi hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba. Jika ditemukan, bersihkan dengan kain lembap atau gunakan insektisida organik.
Untuk tips mendetail, kamu bisa baca panduan berikut: Cara merawat tanaman Janda bolong
Masalah umum janda bolong
Janda Bolong memang tanaman yang cukup mudah dirawat, tetapi tetap saja ada beberapa masalah yang bisa muncul.
Berikut adalah beberapa masalah umum yang sering dihadapi beserta penyebabnya:
- Daun Kuning
Daun yang menguning biasanya disebabkan oleh penyiraman yang berlebihan atau kurangnya nutrisi. - Daun Tidak Berlubang
Daun baru yang tidak berlubang bisa jadi tanda bahwa tanaman kekurangan cahaya matahari atau nutrisi penting untuk pertumbuhan. - Daun Kecil
Jika daun yang tumbuh lebih kecil dari biasanya, kemungkinan besar tanaman mengalami stres, baik karena kurang nutrisi, pot yang terlalu kecil, atau lingkungan yang tidak ideal. - Daun Melengkung
Daun melengkung ke bawah biasanya terjadi akibat kekurangan air atau kelembaban yang terlalu rendah di lingkungan sekitarnya. - Daun Hitam
Bercak hitam pada daun sering kali disebabkan oleh suhu yang terlalu dingin, penyiraman berlebih, atau serangan jamur. - Daun Gugur
Daun yang rontok bisa menjadi tanda bahwa tanaman mengalami perubahan lingkungan drastis, seperti suhu, cahaya, atau pola penyiraman. - Hama & Penyakit
Hama seperti kutu daun dan tungau laba-laba adalah musuh utama Janda Bolong. Penyakit seperti busuk akar juga bisa terjadi jika media tanam terlalu lembab.
Untuk penjelasan lebih detail tentang setiap masalah dan cara mengatasinya, kamu bisa baca panduan berikut.
Cara Memperbanyak Janda Bolong
Memperbanyak Janda Bolong bisa dilakukan dengan metode stek batang. Berikut langkahnya:
- Pilih Batang yang Sehat: Pilih batang dengan minimal satu daun dan satu akar udara.
- Potong Batang: Gunakan gunting steril untuk memotong batang di bawah ruas.
- Penanaman: Untuk di tanah, tancapkan stek ke media tanam hingga akar udara tertutup. Untuk di air, letakkan stek dalam wadah berisi air hingga akar baru tumbuh.
- Perawatan Awal: Letakkan di tempat dengan cahaya matahari tidak langsung dan tunggu hingga akar baru tumbuh dengan baik sebelum dipindahkan (jika diperlukan).