Monstera adalah salah satu tanaman hias yang paling digemari karena bentuk daunnya yang unik dan eksotis. Tidak heran jika banyak pecinta tanaman berlomba-lomba mengoleksinya untuk mempercantik rumah.
Dari sekian banyak jenis Monstera, ada beberapa yang paling populer di kalangan pecinta tanaman. Salah satunya adalah Janda Bolong (Monstera adansonii), yang terkenal dengan daun berlubangnya yang khas.
Tapi tahukah kamu? Masih ada banyak jenis Monstera lainnya yang tak kalah menarik. Yuk, simak selengkapnya!
Monstera deliciosa
Dikenal sebagai Swiss cheese plant, Monstera deliciosa adalah jenis yang paling ikonik.
Daunnya yang besar dengan sobekan khas membuatnya tampak eksotis dan elegan. Tanaman ini bisa tumbuh sangat besar jika dirawat dengan baik.
Dalam kondisi ideal, Monstera deliciosa dapat mencapai tinggi lebih dari 3 meter dan daunnya bisa berukuran lebih dari 90 cm 😮
Tanaman ini juga memiliki akar udara yang membantunya memanjat dan tumbuh subur di tempat yang terang dengan cahaya tidak langsung.
Monstera adansonii
Ini dia nih, si Janda bolong. Monstera ini lebih kecil dibandingkan deliciosa, tetapi memiliki lubang yang lebih banyak dan unik.
Karena keindahannya, Monstera adansonii sering dijadikan tanaman gantung atau diletakkan di rak tanaman.
Monstera adansonii memiliki beberapa varietas, termasuk yang berdaun kecil dan yang berdaun besar.
Monstera obliqua
Monstera obliqua adalah salah satu yang paling langka dan mahal. Lubangnya jauh lebih besar dibandingkan daunnya, membuatnya tampak hampir transparan.
Perawatannya cukup sulit, sehingga lebih cocok untuk kolektor berpengalaman 😮💨
Monstera obliqua juga dikenal sebagai tanaman yang pertumbuhannya lambat dan membutuhkan kelembaban tinggi serta kondisi lingkungan yang stabil untuk berkembang dengan baik.
Monstera borsigiana
Sering dikira sebagai deliciosa, Monstera borsigiana sebenarnya tumbuh lebih cepat dan memiliki batang yang lebih ramping.
Tanaman ini cocok untuk pemula yang ingin mencoba menanam Monstera. Salah satu perbedaannya dengan deliciosa adalah pertumbuhannya yang lebih kompak, sehingga lebih cocok untuk ruang dalam ruangan yang lebih kecil.
Monstera siltepecana
Dikenal dengan daun hijau bertekstur perak, Monstera siltepecana sangat cantik sebagai tanaman hias indoor. Bisa dijadikan tanaman gantung atau dirambatkan pada media penyangga.
Ketika masih muda, daun Monstera siltepecana lebih kecil dan berwarna keperakan, tetapi saat dewasa, daun-daunnya bisa lebih besar dan mulai memiliki belahan.
Monstera pinnatipartita
Monstera ini memiliki bentuk daun yang lebih unik dengan belahan yang dalam. Seiring pertumbuhan, daunnya semakin besar dan terbuka lebih lebar.
Tanaman ini sering dikira sebagai Philodendron karena bentuknya yang mirip, tetapi memiliki karakteristik khas Monstera.
Monstera standleyana
Jenis ini memiliki daun lonjong dengan bintik putih yang terlihat seperti variegata. Monstera standleyana mudah dirawat dan cocok untuk pemula.
Tanaman ini bisa tumbuh merambat jika diberikan penyangga, dan daunnya akan menjadi lebih besar serta lebih berwarna seiring pertumbuhan.
Monstera dubia
Monstera dubia memiliki bentuk unik karena daunnya menempel ke permukaan saat merambat.
Daun muda memiliki pola perak, sedangkan daun dewasa menjadi lebih besar dan terbuka.
Tanaman ini biasanya merambat pada kayu atau dinding dan akan berubah bentuk saat semakin tua.
Monstera peru
Berbeda dari Monstera lainnya, Monstera peru memiliki daun tebal tanpa lubang dengan tekstur unik. Cocok untuk kamu yang ingin tanaman dengan tampilan berbeda.
Karena daunnya tebal, Monstera peru lebih tahan terhadap kondisi lingkungan yang lebih kering dibandingkan jenis Monstera lainnya.
Monstera esqueleto
Mirip dengan adansonii, tetapi memiliki lubang yang lebih besar dan mencolok. Nama esqueleto berarti kerangka 💀 sesuai dengan bentuk daunnya yang sangat berlubang.
Tanaman ini cukup sulit ditemukan dan biasanya lebih diminati oleh kolektor tanaman eksotis 💸